Pemerintah Masih Terus Berupaya Menjadikan Indonesia Ramah Disabilitas

Apa yang ada dalam pikiran Anda saat mendengar penyandang disabilitas? Dulu orang-orang akan merendahkan kaum disabilitas. Pandangan terhadap kaum disabilitas masih sempit. Lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas masih sedikit, sehingga banyak dari mereka yang minder dan tidak percaya diri. Bahkan fasilitas akademis bagi penyandang disabilitas juga belum banyak, sehingga anak-anak penyandang disabilitas belum mampu mengikuti kegiatan akademis sebagaimana mestinya.

Perkembangan fasilitas dan pelayanan untuk kaum difabel di Indonesia memang masih kalah dengan negara lain. Namun geliat untuk meningkatkan pelayanan tersebut mulai tampak. Kementrian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker RI) mulai memberikan apresiasi terhadap perusahaan yang merekrut penyandang disabilitas sebagai karyawan mereka. Selain itu, banyak lapangan kerja kecil yang dibuka khusus bagi kaum difabel. Bahkan bukan tidak mungkin jika lapangan kerja baru tersebut semua anggotanya adalah kaum difabel. Fasilitas dan pelayanan juga mulai membaik, dimulai dari penerjemah untuk kaum tuna rungu dan wicara, fasilitas bagi tuna netra dan disabilitas fisik lainnya.

Dalam rangka menyambut Hari Disabilitas Internasional pada tanggal 3 Desember 2018, pemerintah memang masih berupaya untuk mewujudkan Indonesia Ramah Disabilitas. Upaya ini untuk mendukung para penyandang disabilitas, terutama anak-anak yang telah menjadi kaum difabel. Anak-anak penyandang disabilitas memiliki kelebihan yang luar biasa. Mereka mengalami kekurangan, namun tetap sabar dan semangat dalam menjalani hidup. Meski menyandang disabilitas, mereka juga anak-anak bangsa yang ikut andil dalam perkembangan bangsa ini. Banyak yang masih memiliki semangat dalam menempuh pendidikan. Bahkan ironisnya, anak-anak normal kalah semangat dibanding anak-anak penyandang disabilitas. Inilah yang harus dijaga bangsa, agar tidak kehilangan anak-anak yang semangat dalam membangun bangsa.

Bentuk dukungan bagi anak penyandang disabilitas dapat berbagai macam wujudnya. Salah satunya dengan melengkapi kebutuhan anak disabilitas baik di rumah maupun di sekolah. Memberi motivasi terhadap anak disabilitas merupakan hal penting, karena dengan begitu mereka tidak akan minder dan tetap semangat menjalani hidup. Tanamkan pola pikir bahwa penyandang disabilitas tidak kalah dengan yang lain. Penyandang disabilitas juga memiliki kesempatan yang sama dengan orang-orang normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *